Sore , ya aku ingat! Kejadian itu tadi sore . aku mendengar suara jeritan dan tangisan seseorang sambil mengeluarkan beberapa patah kata ( kalau tak salah pendengaranku itu suara cewek ) hanya beberapa menit lalu tak kuhiraukan lagi , tapi suara itu masih saja terdengar samar di telingaku . lagi lagi aku hanya cuek dan menganggap biasa saja . aku terus melanjutkan aktivitasku di dunia maya sambil meng update beberapa kalimat tentang kejadian ini .
Malam (baru saja) , ketika keluargaku sedang berkumpul menikmati makanan malam yang sederhana tapi cukup luar biasa bagiku ( masakan siapa lagi kalau bukan masakan mamaku? Hehehe ) memang harus ku akui masakan mamaku memang paling enak :D
Aah, maaf ini bukan topik kita ya? Ckckck okelah lanjut saja ..
Tiba-tiba ayahku mengeluarkan kata-kata seperti ini bunyinya :
“ tadi sore saat ayah sedang merapikan gudang , ayah mendengar si ***** nangis sambil berlari keliling rumah dan meminta ampun kepada mamanya “
Haa? ( kami sekeluarga shock)
“ Lalu? “ adikku bertanya
“ cecek di sbelah rumah kita pun juga ikut keluar dan bertanya pada ayah “ pakon bak rumoh si *****? Peu na ulee lam rumoh awaknyan? ( bagi yang bukan org aceh , ini artinya : ada apa di rumah si *****? Apa ada ular dirumah mereaka?
“keun, jipoh aneukk ubee euk” ayahku menjawab ( dengan nada tinggi memancing ) artinya : “bukan, dia pukul anak sekuat tenaga”
Dan aku pun terbayang suara yang terdengar di telingaku tadi sore . ternyata seorang ibu yang tega memukul anaknya , tega menyakiti anak kandung sendiri , rasanya tidak pantas demikian. susah memang memberi pengertian, tapi apakah harus dengan memukulnya? bukankah Ibu memiliki naluri yang mampu memberikan arahan dan bimbingan agar anak itu mengerti, tidak harus berteriak hingga akibatnya tetanggapun mendengarnya?!
Masyaallah. Naudzubillahimindzalik . semoga kita menjadi manusia yang lebih baik . sesama manusia maupun disisi Allah . Amin Ya Rabb .