Beranda

Kamis, 04 Agustus 2011

SUARA YANG MENGAMUK


Minggu, 24 juli 2011
Aku sedang menyalin sebuah tulisan yang sudah lama aku buat,
Tiba tiba terdengar suara ituu
Awalnya hanya biasa saja
Tapi beberapa detik kemudian suara itu mulai mengamuk
Semua jenis dedaunan dia campakkan, mulai dari yang kecil hingga besar
Mulai yang hijau hingga kuning
Pasir pasir yang halus hingga yang kasar hampir seperti batupun ikut beterbangan bersama suara ituu
Sampai tertiup ke kamarku melalui jendelaku
Ku gerakkan kakiku ke tempat masuknya debu itu
Kulirik ke beberapa arah sambil melihat keadaan
Oohhh suara itu semakin mengamuk
Kulihat langit pun berubah warna ke abuan menandakan mereke sedang gelisah sama seperti aku .
Hingga mendatangkan setitik hingga beberapa titik hujan tapi lama kelamaan mulai lebat
Keadaan semakin mengerikan .
Hujan dan suara itu seperti sedang berkelahi
Ditambah suara genteng yang seperti ikut serta dengan suara itu
Aku terus berdo’a semoga keadaan kembali seperti semula
Semoga tidak terjadi apa”
Mama memanggilku , dan aku ingat sesuatu .
Ternyaata aku ingat sepeda motor ku diluar
Ketika tanganku menggerakkan pintu
Aku lihat banyak dedaunan yang menempel di lantai rumah kuu
Mereka seakan berpisah dengan teman” nya
Rumahku pun terlihat seperti rumah tak ter urus ..
Hujan. Maafkan akuu
Kali ini aku gelisah dengan kehadiranmuu
Bukan seperti biasa aku selalu menginginkan kehadiranmu
Aku tidak suka hujan karena kali ini kau berteman dengan suara itu .
Maafkan akuu ..
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar